Sesungguhnya perjalanan pelaksanaan dan
pengaturan pada pedoman kerja yang saya siapkan merupakan penguak efektivitas
yang mungkin segera memindahkan andan dari kesemerawutan pada hidup yang
aktive, tersusun dan rapi.
Sesungguhnya perhatian bukanlah pada pedoman
kerja yang kokoh tanpa pelaksanaannya, karena itu tak melampaui sekedar harapan,
dan harus menyeimbangkan antara pedoman kerja dan pelaksanaan.
1.
YANG PERTAMA: beberapa nasihat yang membantu anda saat melaksanakan
pedoman kerja anda: mulailah menyelesaikan aneka kepentingan anda
Ø
Mulailah selalu denan aneka kepentingan yang sulit dan aktivitas yang tak
disenangi.
Ø
Jadikanlah pekerjaan anda yang terpenting pada saat puncak.
Ø
Minimalisirlah akativitas rutin sekemampuan anda.
Ø
Bebaskanlah dari setiap yang tak penting.
Ø
Teguhkanlah aneka aktivitas rutin pada waktu yang lebih minim semangatnya.
Ø
Letakanlah file khusus untuk aktivitas-aktivitas rutin dan selesaikanlah
pada waktu-waktu yang terbuang dari hari-hari anda.
INGATLAH!
“mayoritas orang menghabiskan 30 – 65 % waktunya dalam aktivitas rutinnya.”
Bagaimanapun saat pekerjaan sulit, mulailah; karena hanya dengan
semata-mata anda memulai maka anda akan selesai dalam waktu singkat.
INGATLAH!
“tak akan ada sesuatu yang menginginkan terhenti sekedar terhenti, dan
pekerjaan yang tak ia mulai setelahnya tak memberi celah pada anda untuk
menuntaskannya, saat anda didorong aktivitas, maka yang menyelesaikan merobah
untuk mencoba menyelesaikannya.”
2.
YANG KE DUA: pencuri waktu
Ya, disana ada sebagian pencuri waktu yang
membunuh kehidupan kita dalam samudra kesibukan kita, dan mereka menyeret kita
pada tempat yang sangat jauh, acapkali mengalahkan pesan peromohonan kita pada
yang kita inginkan.
Hal-hal itu yang sering mencuri nafas-nafas
kita, lalu kita terbangun dari tidur panjang kita, telah melenyapkan nilai
berharga yang tak terhingga; lalu hal itu berlalu laksana kilatan petir, dan
bila itu telah berlalu tak akan pernah kembali dan sedikit sekali yang memahami
kepentingan itu bahkan mereka mencerai-beraikannya tanpa perhitungan!
Para pencuri waktu di zaman sekarang sangat
banyak sekali (HP, Jaringan Internet, dan Televisi), begitu juga acara-acara
hiburan yang di depannya kita menghabiskan berjam-jam waktu yang lama tanpa
kemanfaatan dan keguanaan, bahkan waktu kembali pada bencana dan kesia-siaan
serta menghancurkan keagungan waktu, mereka menyia-nyiakannya untuk hal yang
tak penting! Kata-kata pemuka para pujangga Ahmad Asy Syauqiy tetap menjadi
lonceng yang nyaring pada أصداء المتناسبين yang lalai, ia mengatakan:
دقّات قلب المرء قائلة له # إن الحياة دقائق وثوانِ
فارفع لنفسك بعد موتك ذكرها # فالذكر للإنسان عمر ثان
“hati kecil seseorang berkata padanya # bahwa
hidup itu menit dan detik,
Maka angkatlah namba baik dirimu setelah
mati# karena nama baik itu umur kedua bagi manusia.”
Izinkanlah kami mengemukakan sebagiannya:
1) Menanti-nantikan dan penangguhan, dia pencuri waktu yang paling banyak lagi
terkenal serta berpengaruh, mayoritas orang menggandrungi penangguhan dan
penantian, dan pembuatan alasan untuk menangguhkan hari ini hingga hari esok! Yang
mengherankan seseorang itu mampu mengerjakan dan menyelesaikan yang dibebankan
padanya, tapi ia tetap keras kepal (dan dengan cara yang mengundang kekagetan)
untuk menangguhkan tanpa sebab yang memuaskan, pada kenyataannya bahwa menangguhkan
dan menanti-nantikan baga mereka ada beberapa sebab, izinkan saya mengemukakan
itu semua pada anda hingga anda berinteraksi dengannya dengan bijak dan cerdik
(dengan ilmu):
a.
Penghindaran: bukan kehendak seseorang lari dari sesuatu
yang dibebankan padanya untuk mengerjakannya, bila hal ini pembebanan yang
langsung, dan memestikan usah dan kerja, karena jiwa manusia menyukai
kecenderungan santai dan tenang.
b.
Ketiadaan semangat yang cukup: apabila pada
diri sala seorang dari kita tak memiliki semangat yang kokoh untuk melakukan
sesuatu, maka ia akan mendapati dirinya terdorong jauh dari aktivitas ini dan
mencoba menggantinya.
c.
Taku: takut mendorong anda untuk bertele-tele,
maka takut rugi dan ejekan itu yang membuat
anda menangguhkan melakukan sesuatu, dan anda beraktivitas berdasarakan
penangguhan dari hari ke hari dan dari jam ke jam.
2) Pencampur adukan antara beberapa hal yang
penting
Banyak orang
yang tahu prioritas mereka apa yang mesti mereka dahulukan apa yang mesti
mereka akhirkan, dengan hal-hal yang mana mereka harus memulai apa pekerjaan
yang mereka senangi, dan apa yang semestinya ditangguhkan!
Pencuri ini
tak samar lagi bagi yang memiliki pandangan yang mendalam, khususnya saat ia
keluarmengendap-ngendap ia keluar dari kertas-kertas yang semerawut,
meninggalkan salah seorang dari kata dalam kebingungan mengenai urusannya, lalu
ia melakukan yang kurang penting dan meninggalkan yang sangat penting, dan ia
melakukannya disertai التوافه dan ia tidak mampu menampakan ingatan untuk hal-hal
besar, dan pada mayoritas waktu seseorang dari kita membiarkannya kosong tak
melakukan apapun.
3) YANG KE TIGA: tidak ada kefokusan
(konsentrasi)
Terkadang anda
mulai melakukan sesuatu kemudian anda terhenti untuk bercakap-cakap atau
melakukan hal lain, ini dari bentuknya sering menyia-nyiakan waktu.
4) YANG KE EMPAT: tidak adanya kemampuan
mengatakan “TIDAK”
Seseorang yang
malu mengatakan tidak penolakan pada kunjungan-kunjungan, aneka undangan dan
perbincangan yang tak memiliki janji sebelumnya, ia mendapati dirinya sia-sia
tak mampu memiliki waktu yang diikuti.
5) YANG KE LIMA: aneka pemutus yang
tiba-tiba:
Perbincangan
HP, perbincangan yang sia-sia percaya pada yang tidak dijanjikan, aneka
pemutusan ini memutuskan pikiran hati anda, menyita banyak waktu anda, apabila
seseorang itu penting maka dengarkanlah sedangkan yang lain maka memungkin bagi
anda untuk terlepas dan menangguhkan itu semua pada waktu yang tepat bagi anda,
tentukan waktu-waktu perjanjian untuk memenuhi percakapan atau meletakan
catatan dan membuat pedoman kerja untuk yang hendak anda katakan saat anda
bertemu.
6) YANG KE ENAM: kepayahan yang
berulang-ulang:
Dengan gambaran
anda tekun pada satu hal, dan anda meninggalkannya untuk melakukan sesuatu yang
lain, kemudian anda kembali pada yang anda kerjakan di permulaan untuk yang
kedua kalinya, hal ini membuat anda mengorbankan usaha yang berlipat pada yang mesti anda korbankan.
7) YANG KE TUJUH: pedoman kerja yang tak
tepat (realistis):
Dengan gambaran
anda membuat pedoman kerja dan menyusun urusan-urusan kita dengan cara yang tak
tetap, lalu urusan yang gampangnya bagi kita menghabiskan waktu lima hari kita
berikan satu hari atau dua hari, dan kepentingan yang mestinya menghabiskan dua
hari kita berikan padanya empat atau lima hari, maka ini dari bentuknya akan
menyertakan kekosongan dalam hidup anda dan memboroskan waktu anda juga.
8) YANG KE DELAPAN: ketidak teraturan:
Kertas-kertas
yang berserakan, kebutuhan-kebutuhan anda yang disia-siakan, selalu
membicarakan HP anda, kunci-kunci anda dan tas kerja anda, ini semua hal-hal
yang jelas membuang waktu anda dan membinasakan anda.
9) YANG KE SEMBILAN: perkumpulan yang tak
efektif:
Dan untuk
mengobatinya perbikilah jumlah perkumpulan dan pelajarilah metode-metodenya
yang efektif.
10)YANG KE SEPULUH: menunggu
Menunggu adalah
membuang-buang waktu yang tak sedikit ditengah-tengah menunggu dokter, yang
lewat dan yang lainnya, agar waktu anda menjadi bermanfaat sediakanlah buku
atau kertas-kertas yang perlu diikuti dan sejenisnya.
11) YANG KE SEBELAS: aneka lembar kerja yang sangat banyak:
Agar tak
membuang-buang waktu diantaranya dan bagus mengaturnya, gunakanlah metode
(dasar) ABCD.
Bagilah kertas
apapun yang menghampirimu pada salah satu bagian berikut:
A.
Segera dilaksanakan: Jenis ini termasuk lembaran-lembaran yang tak perlu
pembahasan atau hafalan tapi memerlukan keputusan segera dari anda. Jangan menyia-nyiakan
waktu dan menghafal lembaran-lembarannya tapi segera ambil keputusan dan
pindahkanlah pada seseorang yang pasati (sesuatu yang berarti).
B.
Dipelajari kemudian dilaksanaan: ini jenis yang wajib menjadikan
pelaksanaan dengan bentuknya, tapi setelah pelajaran musyawarah atau
mengumpulkan informasi, peliharalah jenis khusus dan gabungkanlah pada jadwal
aktivitasmu.
C.
Lembaran-lembaran untuk hafalan: peliharalah kertas-kertas anda ini dalam arsip anda dan susunlah, biasanya
lembaran-lembaran ini memiliki prioritas yang mendasar atau ingatan yang
penting atau anda akan perlu kembali padanya minimal disela-sela tiga tahun.
Lembaran-lembaran pada tong sampah. Setiap lembarang
yang termuat oleh pembagian diatasnya wajib membuangnya pada keranjang sampah
tanpa ragu-ragu, jika tidak, pada anda akan menumpuk kertas yang tidak kamu
perlukan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar