Kamis, 25 September 2014

PERJALANAN PERWUJUDAN (PELAKSANAAN)

Sesungguhnya perjalanan pelaksanaan dan pengaturan pada pedoman kerja yang saya siapkan merupakan penguak efektivitas yang mungkin segera memindahkan andan dari kesemerawutan pada hidup yang aktive, tersusun dan rapi.
Sesungguhnya perhatian bukanlah pada pedoman kerja yang kokoh tanpa pelaksanaannya, karena itu tak melampaui sekedar harapan, dan harus menyeimbangkan antara pedoman kerja dan pelaksanaan.
1.      YANG PERTAMA: beberapa nasihat yang membantu anda saat melaksanakan pedoman kerja anda: mulailah menyelesaikan aneka kepentingan anda
Ø  Mulailah selalu denan aneka kepentingan yang sulit dan aktivitas yang tak disenangi.
Ø  Jadikanlah pekerjaan anda yang terpenting pada saat puncak.
Ø  Minimalisirlah akativitas rutin sekemampuan anda.
Ø  Bebaskanlah dari setiap yang tak penting.
Ø  Teguhkanlah aneka aktivitas rutin pada waktu yang lebih minim semangatnya.
Ø  Letakanlah file khusus untuk aktivitas-aktivitas rutin dan selesaikanlah pada waktu-waktu yang terbuang dari hari-hari anda.
INGATLAH!
“mayoritas orang menghabiskan 30 – 65 % waktunya dalam aktivitas rutinnya.”
Bagaimanapun saat pekerjaan sulit, mulailah; karena hanya dengan semata-mata anda memulai maka anda akan selesai dalam waktu singkat.
INGATLAH!
“tak akan ada sesuatu yang menginginkan terhenti sekedar terhenti, dan pekerjaan yang tak ia mulai setelahnya tak memberi celah pada anda untuk menuntaskannya, saat anda didorong aktivitas, maka yang menyelesaikan merobah untuk mencoba menyelesaikannya.”
2.      YANG KE DUA: pencuri waktu
Ya, disana ada sebagian pencuri waktu yang membunuh kehidupan kita dalam samudra kesibukan kita, dan mereka menyeret kita pada tempat yang sangat jauh, acapkali mengalahkan pesan peromohonan kita pada yang kita inginkan.
Hal-hal itu yang sering mencuri nafas-nafas kita, lalu kita terbangun dari tidur panjang kita, telah melenyapkan nilai berharga yang tak terhingga; lalu hal itu berlalu laksana kilatan petir, dan bila itu telah berlalu tak akan pernah kembali dan sedikit sekali yang memahami kepentingan itu bahkan mereka mencerai-beraikannya tanpa perhitungan!
Para pencuri waktu di zaman sekarang sangat banyak sekali (HP, Jaringan Internet, dan Televisi), begitu juga acara-acara hiburan yang di depannya kita menghabiskan berjam-jam waktu yang lama tanpa kemanfaatan dan keguanaan, bahkan waktu kembali pada bencana dan kesia-siaan serta menghancurkan keagungan waktu, mereka menyia-nyiakannya untuk hal yang tak penting! Kata-kata pemuka para pujangga Ahmad Asy Syauqiy tetap menjadi lonceng yang nyaring pada أصداء المتناسبين yang lalai, ia mengatakan:
دقّات قلب المرء قائلة له # إن الحياة دقائق وثوانِ
فارفع لنفسك بعد موتك ذكرها # فالذكر للإنسان عمر ثان
“hati kecil seseorang berkata padanya # bahwa hidup itu menit dan detik,
Maka angkatlah namba baik dirimu setelah mati# karena nama baik itu umur kedua bagi manusia.”
Izinkanlah kami mengemukakan sebagiannya:
1)     Menanti-nantikan dan penangguhan, dia pencuri waktu yang paling banyak lagi terkenal serta berpengaruh, mayoritas orang menggandrungi penangguhan dan penantian, dan pembuatan alasan untuk menangguhkan hari ini hingga hari esok! Yang mengherankan seseorang itu mampu mengerjakan dan menyelesaikan yang dibebankan padanya, tapi ia tetap keras kepal (dan dengan cara yang mengundang kekagetan) untuk menangguhkan tanpa sebab yang memuaskan, pada kenyataannya bahwa menangguhkan dan menanti-nantikan baga mereka ada beberapa sebab, izinkan saya mengemukakan itu semua pada anda hingga anda berinteraksi dengannya dengan bijak dan cerdik (dengan ilmu):
a.      Penghindaran: bukan kehendak seseorang lari dari sesuatu yang dibebankan padanya untuk mengerjakannya, bila hal ini pembebanan yang langsung, dan memestikan usah dan kerja, karena jiwa manusia menyukai kecenderungan santai dan tenang.
b.     Ketiadaan semangat yang cukup: apabila pada diri sala seorang dari kita tak memiliki semangat yang kokoh untuk melakukan sesuatu, maka ia akan mendapati dirinya terdorong jauh dari aktivitas ini dan mencoba menggantinya.
c.      Taku: takut mendorong anda untuk bertele-tele, maka takut rugi dan ejekan itu yang membuat  anda menangguhkan melakukan sesuatu, dan anda beraktivitas berdasarakan penangguhan dari hari ke hari dan dari jam ke jam.
2)     Pencampur adukan antara beberapa hal yang penting
Banyak orang yang tahu prioritas mereka apa yang mesti mereka dahulukan apa yang mesti mereka akhirkan, dengan hal-hal yang mana mereka harus memulai apa pekerjaan yang mereka senangi, dan apa yang semestinya ditangguhkan!
Pencuri ini tak samar lagi bagi yang memiliki pandangan yang mendalam, khususnya saat ia keluarmengendap-ngendap ia keluar dari kertas-kertas yang semerawut, meninggalkan salah seorang dari kata dalam kebingungan mengenai urusannya, lalu ia melakukan yang kurang penting dan meninggalkan yang sangat penting, dan ia melakukannya disertai التوافه dan ia tidak mampu menampakan ingatan untuk hal-hal besar, dan pada mayoritas waktu seseorang dari kita membiarkannya kosong tak melakukan apapun.
3)     YANG KE TIGA: tidak ada kefokusan (konsentrasi)
Terkadang anda mulai melakukan sesuatu kemudian anda terhenti untuk bercakap-cakap atau melakukan hal lain, ini dari bentuknya sering menyia-nyiakan waktu.
4)     YANG KE EMPAT: tidak adanya kemampuan mengatakan “TIDAK”
Seseorang yang malu mengatakan tidak penolakan pada kunjungan-kunjungan, aneka undangan dan perbincangan yang tak memiliki janji sebelumnya, ia mendapati dirinya sia-sia tak mampu memiliki waktu yang diikuti.
5)     YANG KE LIMA: aneka pemutus yang tiba-tiba:
Perbincangan HP, perbincangan yang sia-sia percaya pada yang tidak dijanjikan, aneka pemutusan ini memutuskan pikiran hati anda, menyita banyak waktu anda, apabila seseorang itu penting maka dengarkanlah sedangkan yang lain maka memungkin bagi anda untuk terlepas dan menangguhkan itu semua pada waktu yang tepat bagi anda, tentukan waktu-waktu perjanjian untuk memenuhi percakapan atau meletakan catatan dan membuat pedoman kerja untuk yang hendak anda katakan saat anda bertemu.
6)     YANG KE ENAM: kepayahan yang berulang-ulang:
Dengan gambaran anda tekun pada satu hal, dan anda meninggalkannya untuk melakukan sesuatu yang lain, kemudian anda kembali pada yang anda kerjakan di permulaan untuk yang kedua kalinya, hal ini membuat anda mengorbankan usaha yang berlipat  pada yang mesti anda korbankan.
7)     YANG KE TUJUH: pedoman kerja yang tak tepat (realistis):
Dengan gambaran anda membuat pedoman kerja dan menyusun urusan-urusan kita dengan cara yang tak tetap, lalu urusan yang gampangnya bagi kita menghabiskan waktu lima hari kita berikan satu hari atau dua hari, dan kepentingan yang mestinya menghabiskan dua hari kita berikan padanya empat atau lima hari, maka ini dari bentuknya akan menyertakan kekosongan dalam hidup anda dan memboroskan waktu anda juga.
8)     YANG KE DELAPAN: ketidak teraturan:
Kertas-kertas yang berserakan, kebutuhan-kebutuhan anda yang disia-siakan, selalu membicarakan HP anda, kunci-kunci anda dan tas kerja anda, ini semua hal-hal yang jelas membuang waktu anda dan membinasakan anda.
9)     YANG KE SEMBILAN: perkumpulan yang tak efektif:
Dan untuk mengobatinya perbikilah jumlah perkumpulan dan pelajarilah metode-metodenya yang efektif.
10)YANG KE SEPULUH: menunggu
Menunggu adalah membuang-buang waktu yang tak sedikit ditengah-tengah menunggu dokter, yang lewat dan yang lainnya, agar waktu anda menjadi bermanfaat sediakanlah buku atau kertas-kertas yang perlu diikuti dan sejenisnya.
11) YANG KE SEBELAS: aneka lembar kerja yang sangat banyak:
Agar tak membuang-buang waktu diantaranya dan bagus mengaturnya, gunakanlah metode (dasar) ABCD.
Bagilah kertas apapun yang menghampirimu pada salah satu bagian berikut:
A.      Segera dilaksanakan: Jenis ini termasuk lembaran-lembaran yang tak perlu pembahasan atau hafalan tapi memerlukan keputusan segera dari anda. Jangan menyia-nyiakan waktu dan menghafal lembaran-lembarannya tapi segera ambil keputusan dan pindahkanlah pada seseorang yang pasati (sesuatu yang berarti).
B.      Dipelajari kemudian dilaksanaan: ini jenis yang wajib menjadikan pelaksanaan dengan bentuknya, tapi setelah pelajaran musyawarah atau mengumpulkan informasi, peliharalah jenis khusus dan gabungkanlah pada jadwal aktivitasmu.

C.      Lembaran-lembaran untuk hafalan:  peliharalah kertas-kertas anda ini dalam arsip anda dan susunlah, biasanya lembaran-lembaran ini memiliki prioritas yang mendasar atau ingatan yang penting atau anda akan perlu kembali padanya minimal disela-sela tiga tahun.
Lembaran-lembaran pada tong sampah. Setiap lembarang yang termuat oleh pembagian diatasnya wajib membuangnya pada keranjang sampah tanpa ragu-ragu, jika tidak, pada anda akan menumpuk kertas yang tidak kamu perlukan

Rabu, 24 September 2014

PENGATURAN WAKTU

PENGATURAN WAKTU
Salah seorang direktur mengatakan: “hari-hariku sungguh gila, saya menerima lebih dari 12 telepon, saya menghadiri tiga pertemuan, saya memeriksan sejumlah laporan yang tertinggal, saya memenuhi lima permintaan pada lima rekan yang tiba-tiba datang ke kantorku dan padaku ada dua kesusahan yang mendasar. Saya bersungguh-sungguh sepanjang hari dalam pekerjaanku hanya saja sekarang sama sekali tak merasa telah menwujudkan sesuatu.”
Sehari 86400 detik, mengapa waktu ini bagi sebagian orang cukup untuk menangani perusahaan yang besar, dan sebagian lagi tak sanggup menyelesaikan sebagian aktivitas yang sederhana, perbedaannya mungkin pada efektifitas pengguanaan pemampaatan waktu.
Bandingkan aktivitas pengaturan waktu pada penggunaan waktu yang ditetapan pada anda setiap minggu dan setiap hari untuk menyelesaikan kepentingan yang dihubungkan pada anda dalam pedoman kerja anda.
INGATLAH!
Aneka tugas kewajiban selalu lebih banyak dari waktu yang tersedia
Anda tak memiliki lebih dari 24 jam per hari atau 168 jam per minggu.
Dan untuk melakukan pengaturan yang baik bagi waktu anda, anda mesti melaksanakan hal-hal penting berikut:
1.      YANG PERTAMA: mengerti pentingnya waktu
sesungguhnya yang tak mengerti pentingnya waktu merekalah mayoritas orang-orang yang sering menyia-nyiakan waktu dan jika tidak, maka tak memelihara pada waktunya yang mengetahui nilainya?! Dan karena itulah kami memberi nasihat dengan sejumlah nasihat dalam ranah ini untuk memahami pentingnya waktu yang ada pada anda, marilah bersamaku:
·         Waktu luang adalah cerita bohong yang dibuat oleh merekak yang menganggur, jangan anda ulangi kata ini dan jangan menggunakannnya karena tak ada luang kecuali bagi orang yang lemah.
·         Al Hasan rhm: “saya dapati beberapa kaum yang salah satu lebih kikir pada usianya dan waktunya memberikannya pada dirham dan dinarnya.”
·         Sesungguhnya setiap menit yang berlalu pada anda dari celah-celahnya anda mampu beribadah pada allah, mengingatnya, mensucikanNya, bersyukur padaNya, melaksanakan pelayanan pada kaum muslimin, menyuruh yang ma’ruf dan melarang yang munkar, atau mengajarkan kebaikan, maka berapakah hasil menit ini???
·         Ada perbandingan sederhana yang mesti dimengerti yaitu bahwasannya tidak ada nilai waktu bagi pengangguran, dan penganggur tak ada nilainya dalam kehidupan diantara manusia.”
·         Orang barat menilai waktu, menit dan jam mereka dengan ukuran Dollar dan Uero, sedangkan kita mengukur waktu-waktu kita dengan keridlaan allah swt pada kita dalam pengabdian, kepatuhan, mencari yang halal atau jihad.
·         Sesungguhnya satu jam dari waktu anda yang pada waktu itu dapat mengusap yatim atau membantu yang lemah, berapa hasi dengan barometer manusia, berapa dengan barometer akhirat.??
·         Bergaulah dan bercampurlah bersama mereka yang mementingkan waktu mereka agar anda terkena العدوى (tularan), hati-hatilah dari para pengangur dan telitilah penawar yang menghalangi عدوا  mereka.
·         Ingatlah selalu bahwa penghuni surga tak menyesali pada satu halpun penyesalan mereka atas satu jam yang pada waktu itu kecuali pada saat itu ia tidak patuh pada allah, dan dua rakaat yang kita tinggalkan dari salat kita itu lebih diinginkan oleh penghuni kubur daripada dunia dan segala isinya. Apakah kita menggunakan luang sebelum menyia-nyiakannya?!!
·         Tak seorangpun dari kalangan ulama dan orang salih melainkan dia semangat pada setiap detik dari wkatunya dan tak satupun dari yang bodoh dan yang berdosa melainkan ia menyia-nyiakan waktu-waktunya, renungkanlah hal itu!!
2.      YANG KE DUA: diamlah dengan keteguhan yang kuat..
Mayoritas orang yang membuang-buang waktunya secara percuma adalah mereka orang-orang yang tak teguh, dan pada mayoritas waktu mereka bimbang tak mampu mengambil keputusan dan memperbaiki kesalahan dari hidupnya dan itu termasuk penyebab terbesar yang berdampak pada lenyapnya waktu-waktu dan terbuangnya, dan karena itulah anda mesti menyerahkan pandangan pada nasihat-nasihat berikut:
·         Diamlah sendiri sambil merenungkan firman-Nya: وأن ليس للانسان الا ما سعى [النحم:]
·         Salah seorang direktur sukses ditanya: “apa yang menghalangi orang-orang sukses?” ia menjawab: “tujuan yang tak jelas.”
·         Cobalah untuk menggunakan tulisan dalam menyelesaikan (anda tuliskan halal yang berhasil) dan ingatlah karena itu menjauhkan anda dari galau dan bingung dan anda akan mampu tidur dengan nyenyak apabila kewajiban anda ditulis.
·         Ide harian adalah sarana kesuksesan tapi perlu pada orang-orang yang terjaga!!
·         Awas (jangan) menulis program harian yang dalam menulisnya anda tenggelam satu jam kemudian di melupakannya di satu tempat.
·         Apa bila anda membuat jadwal kerja untuk dirimu sendiri dan mengambil faidah waktu yang lalu berilah waktu luang untuk seimbang padanya saat perlu. Jangan persulit dirimu sendiri dipertengahan pembatan jadwal anda dan anda jangan terlalu perfect dari kemestian dan cobalah untu memperhatikan yang terjadi. (cobalah anda dekati kenyataan) agar anda dekat pada kesuksesan.
3.      YANG KE TIGA: tentukan prioritas anda dengan baik
Pembuatan tabel aktivitas harian, pembuatan pedoman harian untuk waktu anda merupakan langkah yang mula-mula dalam mengatur waktu, tidak adanya pedoman harian atau pedoman yang tak sesuai merupakan penyebab mendasar bagi  management waktu yang jelek, maka pedoman kerja yang efektif akan mengatasi kesulitan waktu yang terbuang.
Pedoman harian biasanya dimulai dengan membuat tabel ayng memuat aneka kepentingan yang mesti diselesaikan dan dijadwalkan waktunya, tapi bagaimana menyiapkan tabel anda?
Ø  Buatlah pedoman mingguan anda dalam ruang lingkup kemampuan anda ditengah-tengah pembuatan.
Ø  Buatlah tabel anda pada waktu yang sama dari setiap hari.
Ø  Jangan buat banyak lebih dari satu tabel (yang kecil).
Ø  Siapkan daftar pribadi anda yang sesuai dengan anda.
Ø  Tuliskan setiap kegiatan anda dalam daftar.
Ø  Bagilah waktu pada hal-hal yang penting sesuai kepentingan.
Ø  Gabungkan pekerjaan yang serupa.
Ø  Khususkanlah untuk setiap yang penting waktu yang pasti untuk mewujudannya.
Ø  Periksa kembali aneka kepentingan harian anda (bersihkan dari yang tak penting dan biarkan sebagiannya).
Ø  Jangan menjadwal setiap menit pada waktu anda tinggalkan satu waktu anda untuk aneka musibah (hal-hal yang mendadak).
Ø  Berlakulah hati-hati dengan hal-hal yang membahayakannya.
Ø  Sisakan waktu istirahat untuk dirimu sendiri dan keluargamu.
Ø  Simpanlah selalu daftar itu dalam genggamanmu.
Ø  Tetaplah dengan daftar anda.
Ø  Jangan melampaui batas dalam penyusunan
Anda tahu cara membuat jadwal untuk dirimu sendiri yang memuat aneka kepentingan anda dan yang ingin anda laksanakan, bagilah jadwal menjadi empat hal poko seprti yang dijelaskan berikut ini, contoh





NO
Kumpulan Aktivitas pagi
Penyingkapan Seputar Anak-anak
Jawaban Panggilan Telepon yang Biasa
Mengunjungi keluarga

Percakapan dengan sebagian Pekerjaa dengan Kondisi
Menyiapkan Menghafal
Jawaban pada Panggilan baik Pribadi Maupun yang berhubungan dengan kerja
Pergi ke tempat perkumpulan bersama keluarga

Penyelesaian seluruh ketetapan dan menyerahkannya pada jam...
Membuat pedoman untuk proyek
Menyaksikan acara televisi tayangan olah raga
Menonton TV dan Video latihan permainan catur dan permainan Komputer

Menemani istri pergi ke dokter
Mengikuti sebagian urusan keluarga dan teman-teman
Perkumpulan-perkumpulan rutin yang tak dapat dimajukan dan diakhirkan berhubung dengan cita-cita kerja
Membaca buku

Daftar ini mungkin dijalan bersamaan secara fleksibel dimana itu sesuai dengan pribadi anda sendiri sebagaimana yang saya ingatkan pada masalah pentingnya melakukan perhitungan untuk hal-hal perhatian mendadak, dan saya tekankan harus mengerjakan hal-hal penting sebagaiman anda susun dalam tabel, dan selesai dari satu kepentingan sebelum beralih pada yang setelahnya, dan begitulah seterusnya.
4.      YANG KE EMPAT: menyerahkan beberapa pekerjaan
Penyerahan merupakan metode untk sukses, maka dalam mengatur waktu anda mungkin bagi anda untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan dalam satu waktu bila anda mempu menggunakan penyerahan beberap pekerjaan.
Anda mesti belajar bidang penyerahan pada orang lain.
Bila anda seorang direktur anda mesti selalu menyerahkan sebagian kepentingan anda pada para bawahan anda, bila adan bukan direktur bahsalah selalu mengenai seorang yang lain untuk memikul sebagian kepentingan anda dari anda, jadikanlah orang ini rekan anda, yang membantu anda, istri anda, salah seorang anak anda dan siapapun yang disekitar anda.
Agar anda mengenal penyerahan tugas dengan cara yang baik, ikutilah petunjuk-petunjuk berikut ini:
Apabila anda membagi berbagai kepentingan dan pekerjaan berdasarakan tiga prioritas: A, B, C, maka sesungguhnya hal itu akan mempermudah anda untuk memilih hal penting mana yang mungkin diserahkan.
Mungkin sekali mempertimbangkan dengan dua alat ukur:
·         Alal ukur kepentingan
·         Alat ukur mendesak
Berdasarkan pada alat ukur itu, kepentingan terbagi pada empat bagian:
1.      Hal-hal yang penting dan mendesak, dan ini menempati prioritas A dan tak mungkin menyerahkannya (pada yang lain)
2.      Hal-hal yang penting tapi tidak mendesak, ini menempati prioritas A dan mungkin untuk menyerahkan sebagiannya.
3.      Hal-hal yang tak penting tapi mendesak, ini menempati prioritas B atau C termasuk yang lebih baik diserhkan.
4.      Hal-hal yang tak penting , yang tak mendesak, ini menempati prioritas C dan ini mesti diserahkan.
5.       

5.      YANG KE LIMA: mengatur tempat beraktivitas
·         Peliharalah penataan yang baik untuk kamar: biarkan ruang kosong yang cukup diantara isi kamar yang memberi ruang bebas dalam berkgerak meletakan buku-buku atau دوسهات sepatu diatas lantai jagalah kamar tetap bersih.
·         Jangan meletakan diatas meja kecuali yang anda kerjakan sekarang atau yang anda perlukan di sela-sela hari, hal-hal yang sesisanya mesti punya tempatnya yang khusus dalam laci-laci, dalam perpustakaan, tas, lemari atau keranjang ayng tak terpakai.
·         Saat terdesak tinggalakanlah مساحة yang besar pada meja untuk membantu anda pribadi. Selalu افحص hal-hal yang ada diatas meja anda, dan kembalikanlah pada tempatnya yang benar.
·         Jagalah pencahayaan yang masuk pada anda diatas meja anda.
·         Tegaskan penyusunan buk dengan cara yang baik dalam perpustakaan anda; bagilah buku-buku sesuai materinya pada bagian yang jelas. Buatlah temapt khusus untuk buku-buku yang sering adnan gunakan.
·         Susunlah peralatan anda ditempatnya, mesti memelihara setiap alat yang tetap jangan biarkan diatas meja kecuali yang sekarang anda gunakan saja.
·         Susulah lemari anda dengan baik:
Ø  Peliharalah penyusunan yang baik untuk file-file yang memelihara pengetahuan.
Ø  Susulah file-file sesuai tingkat kepentingan
Ø  Buatlah satu file untuk setiap kepentingan dan simpanlah disana setiap yang memiliki kaitan dengan kepentingann ini
Ø  Janan lua anda memiliki satu file untuk hal-hal yang sangat penting sekali  dan mendesak (letakanlah di genggaman anda / di depan mata anda).
Ø  Buatlah satu file lain untuk hal-hal yang sederhana, (yang memiliki prioritas C) yang mungkin anda lakasana pada waktu-waktu yang terbuang percuma pada hari-hari anda selalu diatas.
Ø  Begitu juga mesti menyiapkan daftar (tabel) file-file apabila jumlahnya bertambah.
KERANJANG SAMPA PENTING SEKALI. Segera bersihkan dari hal apapun yang tak penting dan setelah itu tak akan anda perlukan.
6.      YANG KE ENAM: fokuslah pada yang dihadapan anda dengan baik.
Jangan beri toleransi pada pelarian yang mengambil bagian di hati anda, pabla anda mulai pada suatu kepentingan paka kerjakanlah penyelesaiannya dengan sempurna, apabila anda dikunjungi kebosanan dan anda merasa lepas maka ingatakanlah diri anda sendiri dengan hasil selesai dari pekerjaan ini, dan cobalah berusaha untuk lebih kuat dari aneka motivasi kemalasan dan kelemahan yang menjumpai anda dan membujuk anda dari menyelesaikan kepentingan anda.
7.      YANG KE TUJUH: pelajarilah ungkapan “TIDAK”
Belajarlah mengucapkannya dihadapan setiap yang hendak membuang-buang waktu anda dan memutuskan darinya tanpa cara yang benar, ingatlah (sadarilah) sebelum anda mengucapkan: “ya” dan jadwal akativitas anda tak ada ruang bagi hal-hal yang tak penting, dan jangan kwatir kebencian orang yang anda katakan tidak padanya akan mencela anda, setelah satu waktu mereka akan memahami redaksi anda, dan pada akhirnya anda beruntuk karena ucapan “tidak.”
8.      YANG KE DELAPAN: jangan mengulang-ulang kepayahan
Sejak sekarang programlah dirimu sendiri untuk tidak mengulangi satu kali, apabila anda memulai satu pekerjaan anda jangan meninggalkannya pada yang lainnya kemudian kembali lagi padanya untuk kedua kalinya, sebab itu anda mengulangi kepayahan anda dalam mengembalikan hati dan ingatan anda pada hal yang telah engkau mulai dan anda memulai menyusun yang baru.
9.      YANG KE SEMBILAN: pedoman kerja yang logis
Sebelum memulai pedoman kerja susunlah kertas anda dengan baik, realistislah dalam menentukan tujuan-tujuan dan pedoman-pedoman kerja anda, anda mesti logis dalam menentuka waktu-waktu yang memadai untuk setiap aktivitas, karena mengulangi pedoman kerja berarti waktu lain terbuang. Susunlah cita-cita anda dan cita-cita hidupmu secara umum, kemudian cita-cita anda yang masih jauh, kemudian cita-cita yang dekat sekali, dan jadikanlah itu selamanya tidak absent dari anda, anda akan merasakan perbedaan yang mencolok, sesungguhnya yang tak tahu kema ia pergi pasti ia mesti berhenti pada satu titik.
Setelah menuliskan cita-cita anda dengan jelas anda mesti bertanya pada diri anda sendiri mengenai aktivitas yang anda laksanakan, “apaka aktivitas ini mendekatkanku pada cita-citaku, menjauhkannya atau diam tak menjauhkan dan tidak mendekatkan, atau acapkali merasa mendekatkan atau tidak,” anda jangan mengedepankan aktivitas itu kecuali bila anda dapati itu mendekatkan anda pada cita-cita anda.
10.  YANG KE SEPULUH: bersosialisasilah dengan kuat bersama lembaga sosial yang sesuai
Lembaga sosial yang sesuai merupakan pintu-pintu yang penting untk mengenal orang-orang dan terbuka pada yang lain, tapi itu juga bisa jadi salah satu terpenting dari yang menyia-nyiakan waktu apabila kita tidak bergaul bersamanya dengan cara yang bermanfaat dan kuat, karena itulah diantara yang terpenting dari satu tempat anda menganalisa munculnya lembaga dengan analisa yang teliti, ada beberapa kesempatan yang memungkinkan anda berhalangan darinya tanpa kemadlaratan, ada yang memungkinan anda mendelegasian orang agar ia menggantikan anda, dan ada beberapa kesempatan tekadang anda menghadiri dan meminta izin setelah menghadiri sebentar, yang terpenting anda tidak menjadikan kesempatan ini menenggelamkan anda dalam lautannya.
INGAT !!
“anda hanyalah hitungan hari-hari, maka setiap hari yang berlalu pada anda menghilangkan sebagian diri anda, maka merendahlah dalam mencari dan buat indahlah dalam berusaha.”