PENGATURAN WAKTU
Salah seorang direktur mengatakan:
“hari-hariku sungguh gila, saya menerima lebih dari 12 telepon, saya menghadiri
tiga pertemuan, saya memeriksan sejumlah laporan yang tertinggal, saya memenuhi
lima permintaan pada lima rekan yang tiba-tiba datang ke kantorku dan padaku
ada dua kesusahan yang mendasar. Saya bersungguh-sungguh sepanjang hari dalam
pekerjaanku hanya saja sekarang sama sekali tak merasa telah menwujudkan
sesuatu.”
Sehari 86400 detik, mengapa waktu ini bagi
sebagian orang cukup untuk menangani perusahaan yang besar, dan sebagian lagi
tak sanggup menyelesaikan sebagian aktivitas yang sederhana, perbedaannya
mungkin pada efektifitas pengguanaan pemampaatan waktu.
Bandingkan aktivitas pengaturan waktu pada
penggunaan waktu yang ditetapan pada anda setiap minggu dan setiap hari untuk
menyelesaikan kepentingan yang dihubungkan pada anda dalam pedoman kerja anda.
INGATLAH!
INGATLAH!
Aneka tugas kewajiban selalu lebih banyak
dari waktu yang tersedia
Anda tak memiliki lebih dari 24 jam per hari
atau 168 jam per minggu.
Dan untuk melakukan pengaturan yang baik bagi
waktu anda, anda mesti melaksanakan hal-hal penting berikut:
1.
YANG PERTAMA: mengerti pentingnya
waktu
sesungguhnya yang tak
mengerti pentingnya waktu merekalah mayoritas orang-orang yang sering
menyia-nyiakan waktu dan jika tidak, maka tak memelihara pada waktunya yang
mengetahui nilainya?! Dan karena itulah kami memberi nasihat dengan sejumlah
nasihat dalam ranah ini untuk memahami pentingnya waktu yang ada pada anda,
marilah bersamaku:
·
Waktu luang adalah cerita bohong yang dibuat oleh merekak yang menganggur,
jangan anda ulangi kata ini dan jangan menggunakannnya karena tak ada luang
kecuali bagi orang yang lemah.
·
Al Hasan rhm: “saya dapati beberapa kaum yang salah satu lebih kikir pada
usianya dan waktunya memberikannya pada dirham dan dinarnya.”
·
Sesungguhnya setiap menit yang berlalu pada anda dari celah-celahnya anda
mampu beribadah pada allah, mengingatnya, mensucikanNya, bersyukur padaNya,
melaksanakan pelayanan pada kaum muslimin, menyuruh yang ma’ruf dan melarang
yang munkar, atau mengajarkan kebaikan, maka berapakah hasil menit ini???
·
Ada perbandingan sederhana yang mesti dimengerti yaitu bahwasannya tidak
ada nilai waktu bagi pengangguran, dan penganggur tak ada nilainya dalam kehidupan
diantara manusia.”
·
Orang barat menilai waktu, menit dan jam mereka dengan ukuran Dollar dan
Uero, sedangkan kita mengukur waktu-waktu kita dengan keridlaan allah swt pada
kita dalam pengabdian, kepatuhan, mencari yang halal atau jihad.
·
Sesungguhnya satu jam dari waktu anda yang pada waktu itu dapat mengusap
yatim atau membantu yang lemah, berapa hasi dengan barometer manusia, berapa
dengan barometer akhirat.??
·
Bergaulah dan bercampurlah bersama mereka yang mementingkan waktu mereka
agar anda terkena العدوى (tularan), hati-hatilah dari para pengangur dan
telitilah penawar yang menghalangi عدوا mereka.
·
Ingatlah selalu bahwa penghuni surga tak menyesali pada satu halpun
penyesalan mereka atas satu jam yang pada waktu itu kecuali pada saat itu ia
tidak patuh pada allah, dan dua rakaat yang kita tinggalkan dari salat kita itu
lebih diinginkan oleh penghuni kubur daripada dunia dan segala isinya. Apakah
kita menggunakan luang sebelum menyia-nyiakannya?!!
·
Tak seorangpun dari kalangan ulama dan orang salih melainkan dia semangat
pada setiap detik dari wkatunya dan tak satupun dari yang bodoh dan yang
berdosa melainkan ia menyia-nyiakan waktu-waktunya, renungkanlah hal itu!!
2.
YANG KE DUA: diamlah dengan keteguhan yang kuat..
Mayoritas orang yang
membuang-buang waktunya secara percuma adalah mereka orang-orang yang tak
teguh, dan pada mayoritas waktu mereka bimbang tak mampu mengambil keputusan
dan memperbaiki kesalahan dari hidupnya dan itu termasuk penyebab terbesar yang
berdampak pada lenyapnya waktu-waktu dan terbuangnya, dan karena itulah anda
mesti menyerahkan pandangan pada nasihat-nasihat berikut:
·
Diamlah sendiri sambil merenungkan firman-Nya: وأن ليس للانسان الا ما سعى [النحم:]
·
Salah seorang direktur sukses ditanya: “apa yang menghalangi orang-orang
sukses?” ia menjawab: “tujuan yang tak jelas.”
·
Cobalah untuk menggunakan tulisan dalam menyelesaikan (anda tuliskan halal
yang berhasil) dan ingatlah karena itu menjauhkan anda dari galau dan bingung
dan anda akan mampu tidur dengan nyenyak apabila kewajiban anda ditulis.
·
Ide harian adalah sarana kesuksesan tapi perlu pada orang-orang yang
terjaga!!
·
Awas (jangan) menulis program harian yang dalam menulisnya anda tenggelam
satu jam kemudian di melupakannya di satu tempat.
·
Apa bila anda membuat jadwal kerja untuk dirimu sendiri dan mengambil
faidah waktu yang lalu berilah waktu luang untuk seimbang padanya saat perlu.
Jangan persulit dirimu sendiri dipertengahan pembatan jadwal anda dan anda
jangan terlalu perfect dari kemestian dan cobalah untu memperhatikan yang
terjadi. (cobalah anda dekati kenyataan) agar anda dekat pada kesuksesan.
3.
YANG KE TIGA: tentukan prioritas anda dengan baik
Pembuatan tabel aktivitas
harian, pembuatan pedoman harian untuk waktu anda merupakan langkah yang
mula-mula dalam mengatur waktu, tidak adanya pedoman harian atau pedoman yang
tak sesuai merupakan penyebab mendasar bagi management waktu yang jelek, maka pedoman
kerja yang efektif akan mengatasi kesulitan waktu yang terbuang.
Pedoman harian biasanya
dimulai dengan membuat tabel ayng memuat aneka kepentingan yang mesti
diselesaikan dan dijadwalkan waktunya, tapi bagaimana menyiapkan tabel anda?
Ø
Buatlah pedoman mingguan anda dalam ruang lingkup kemampuan anda
ditengah-tengah pembuatan.
Ø
Buatlah tabel anda pada waktu yang sama dari setiap hari.
Ø
Jangan buat banyak lebih dari satu tabel (yang kecil).
Ø
Siapkan daftar pribadi anda yang sesuai dengan anda.
Ø
Tuliskan setiap kegiatan anda dalam daftar.
Ø
Bagilah waktu pada hal-hal yang penting sesuai kepentingan.
Ø
Gabungkan pekerjaan yang serupa.
Ø
Khususkanlah untuk setiap yang penting waktu yang pasti untuk mewujudannya.
Ø
Periksa kembali aneka kepentingan harian anda (bersihkan dari yang tak penting
dan biarkan sebagiannya).
Ø
Jangan menjadwal setiap menit pada waktu anda tinggalkan satu waktu anda
untuk aneka musibah (hal-hal yang mendadak).
Ø
Berlakulah hati-hati dengan hal-hal yang membahayakannya.
Ø
Sisakan waktu istirahat untuk dirimu sendiri dan keluargamu.
Ø
Simpanlah selalu daftar itu dalam genggamanmu.
Ø
Tetaplah dengan daftar anda.
Ø Jangan melampaui batas dalam penyusunan
Anda tahu
cara membuat jadwal untuk dirimu sendiri yang memuat aneka kepentingan anda dan
yang ingin anda laksanakan, bagilah jadwal menjadi empat hal poko seprti yang
dijelaskan berikut ini, contoh
|
|
|
|
|
|
|
NO
|
Kumpulan Aktivitas pagi
|
Penyingkapan Seputar Anak-anak
|
Jawaban Panggilan Telepon yang Biasa
|
Mengunjungi keluarga
|
|
|
Percakapan dengan sebagian Pekerjaa dengan Kondisi
|
Menyiapkan Menghafal
|
Jawaban pada Panggilan baik Pribadi Maupun yang berhubungan dengan kerja
|
Pergi ke tempat perkumpulan bersama keluarga
|
|
|
Penyelesaian seluruh ketetapan dan menyerahkannya pada jam...
|
Membuat pedoman untuk proyek
|
Menyaksikan acara televisi tayangan olah raga
|
Menonton TV dan Video latihan permainan catur dan permainan Komputer
|
|
|
Menemani istri pergi ke dokter
|
Mengikuti sebagian urusan keluarga dan teman-teman
|
Perkumpulan-perkumpulan rutin yang tak dapat dimajukan dan diakhirkan
berhubung dengan cita-cita kerja
|
Membaca buku
|
Daftar ini mungkin dijalan bersamaan secara
fleksibel dimana itu sesuai dengan pribadi anda sendiri sebagaimana yang saya
ingatkan pada masalah pentingnya melakukan perhitungan untuk hal-hal perhatian
mendadak, dan saya tekankan harus mengerjakan hal-hal penting sebagaiman anda
susun dalam tabel, dan selesai dari satu kepentingan sebelum beralih pada yang
setelahnya, dan begitulah seterusnya.
4.
YANG KE EMPAT: menyerahkan beberapa pekerjaan
Penyerahan merupakan metode untk sukses, maka
dalam mengatur waktu anda mungkin bagi anda untuk menyelesaikan beberapa
pekerjaan dalam satu waktu bila anda mempu menggunakan penyerahan beberap
pekerjaan.
Anda mesti belajar bidang penyerahan pada
orang lain.
Bila anda seorang direktur anda mesti selalu
menyerahkan sebagian kepentingan anda pada para bawahan anda, bila adan bukan
direktur bahsalah selalu mengenai seorang yang lain untuk memikul sebagian
kepentingan anda dari anda, jadikanlah orang ini rekan anda, yang membantu
anda, istri anda, salah seorang anak anda dan siapapun yang disekitar anda.
Agar anda mengenal penyerahan tugas dengan
cara yang baik, ikutilah petunjuk-petunjuk berikut ini:
Apabila anda membagi berbagai kepentingan dan
pekerjaan berdasarakan tiga prioritas: A, B, C, maka sesungguhnya hal itu akan
mempermudah anda untuk memilih hal penting mana yang mungkin diserahkan.
Mungkin sekali mempertimbangkan dengan dua
alat ukur:
·
Alal ukur kepentingan
·
Alat ukur mendesak
Berdasarkan pada alat ukur itu, kepentingan
terbagi pada empat bagian:
1.
Hal-hal yang penting dan mendesak, dan ini menempati prioritas A dan tak
mungkin menyerahkannya (pada yang lain)
2.
Hal-hal yang penting tapi tidak mendesak, ini menempati prioritas A dan
mungkin untuk menyerahkan sebagiannya.
3.
Hal-hal yang tak penting tapi mendesak, ini menempati prioritas B atau C
termasuk yang lebih baik diserhkan.
4.
Hal-hal yang tak penting , yang tak mendesak, ini menempati prioritas C dan
ini mesti diserahkan.
5.
5.
YANG KE LIMA: mengatur tempat beraktivitas
·
Peliharalah penataan yang baik untuk kamar: biarkan ruang kosong yang cukup
diantara isi kamar yang memberi ruang bebas dalam berkgerak meletakan buku-buku
atau دوسهات sepatu diatas lantai jagalah kamar tetap bersih.
·
Jangan meletakan diatas meja kecuali yang anda kerjakan sekarang atau yang
anda perlukan di sela-sela hari, hal-hal yang sesisanya mesti punya tempatnya
yang khusus dalam laci-laci, dalam perpustakaan, tas, lemari atau keranjang
ayng tak terpakai.
·
Saat terdesak tinggalakanlah مساحة yang besar pada meja
untuk membantu anda pribadi. Selalu افحص hal-hal yang ada diatas meja anda, dan kembalikanlah
pada tempatnya yang benar.
·
Jagalah pencahayaan yang masuk pada anda diatas meja anda.
·
Tegaskan penyusunan buk dengan cara yang baik dalam perpustakaan anda;
bagilah buku-buku sesuai materinya pada bagian yang jelas. Buatlah temapt
khusus untuk buku-buku yang sering adnan gunakan.
·
Susunlah peralatan anda ditempatnya, mesti memelihara setiap alat yang
tetap jangan biarkan diatas meja kecuali yang sekarang anda gunakan saja.
·
Susulah lemari anda dengan baik:
Ø
Peliharalah penyusunan yang baik untuk file-file yang memelihara
pengetahuan.
Ø
Susulah file-file sesuai tingkat kepentingan
Ø
Buatlah satu file untuk setiap kepentingan dan simpanlah disana setiap yang
memiliki kaitan dengan kepentingann ini
Ø
Janan lua anda memiliki satu file untuk hal-hal yang sangat penting sekali dan mendesak (letakanlah di genggaman anda /
di depan mata anda).
Ø
Buatlah satu file lain untuk hal-hal yang sederhana, (yang memiliki
prioritas C) yang mungkin anda lakasana pada waktu-waktu yang terbuang percuma
pada hari-hari anda selalu diatas.
Ø Begitu juga mesti menyiapkan daftar (tabel)
file-file apabila jumlahnya bertambah.
KERANJANG
SAMPA PENTING SEKALI. Segera bersihkan dari hal apapun yang tak penting
dan setelah itu tak akan anda perlukan.
6.
YANG KE ENAM: fokuslah pada yang dihadapan anda dengan baik.
Jangan beri toleransi pada pelarian yang
mengambil bagian di hati anda, pabla anda mulai pada suatu kepentingan paka
kerjakanlah penyelesaiannya dengan sempurna, apabila anda dikunjungi kebosanan
dan anda merasa lepas maka ingatakanlah diri anda sendiri dengan hasil selesai
dari pekerjaan ini, dan cobalah berusaha untuk lebih kuat dari aneka motivasi
kemalasan dan kelemahan yang menjumpai anda dan membujuk anda dari
menyelesaikan kepentingan anda.
7.
YANG KE TUJUH: pelajarilah ungkapan “TIDAK”
Belajarlah mengucapkannya dihadapan setiap
yang hendak membuang-buang waktu anda dan memutuskan darinya tanpa cara yang
benar, ingatlah (sadarilah) sebelum anda mengucapkan: “ya” dan jadwal
akativitas anda tak ada ruang bagi hal-hal yang tak penting, dan jangan kwatir
kebencian orang yang anda katakan tidak padanya akan mencela anda, setelah satu
waktu mereka akan memahami redaksi anda, dan pada akhirnya anda beruntuk karena
ucapan “tidak.”
8.
YANG KE DELAPAN: jangan mengulang-ulang kepayahan
Sejak sekarang programlah dirimu sendiri
untuk tidak mengulangi satu kali, apabila anda memulai satu pekerjaan anda
jangan meninggalkannya pada yang lainnya kemudian kembali lagi padanya untuk
kedua kalinya, sebab itu anda mengulangi kepayahan anda dalam mengembalikan
hati dan ingatan anda pada hal yang telah engkau mulai dan anda memulai
menyusun yang baru.
9.
YANG KE SEMBILAN: pedoman kerja yang logis
Sebelum memulai pedoman kerja susunlah kertas
anda dengan baik, realistislah dalam menentukan tujuan-tujuan dan
pedoman-pedoman kerja anda, anda mesti logis dalam menentuka waktu-waktu yang
memadai untuk setiap aktivitas, karena mengulangi pedoman kerja berarti waktu
lain terbuang. Susunlah cita-cita anda dan cita-cita hidupmu secara umum, kemudian
cita-cita anda yang masih jauh, kemudian cita-cita yang dekat sekali, dan
jadikanlah itu selamanya tidak absent dari anda, anda akan merasakan perbedaan
yang mencolok, sesungguhnya yang tak tahu kema ia pergi pasti ia mesti berhenti
pada satu titik.
Setelah menuliskan cita-cita anda dengan
jelas anda mesti bertanya pada diri anda sendiri mengenai aktivitas yang anda
laksanakan, “apaka aktivitas ini mendekatkanku pada cita-citaku, menjauhkannya
atau diam tak menjauhkan dan tidak mendekatkan, atau acapkali merasa
mendekatkan atau tidak,” anda jangan mengedepankan aktivitas itu kecuali bila
anda dapati itu mendekatkan anda pada cita-cita anda.
10. YANG KE SEPULUH: bersosialisasilah
dengan kuat bersama lembaga sosial yang sesuai
Lembaga sosial yang sesuai merupakan
pintu-pintu yang penting untk mengenal orang-orang dan terbuka pada yang lain,
tapi itu juga bisa jadi salah satu terpenting dari yang menyia-nyiakan waktu
apabila kita tidak bergaul bersamanya dengan cara yang bermanfaat dan kuat,
karena itulah diantara yang terpenting dari satu tempat anda menganalisa
munculnya lembaga dengan analisa yang teliti, ada beberapa kesempatan yang
memungkinkan anda berhalangan darinya tanpa kemadlaratan, ada yang memungkinan
anda mendelegasian orang agar ia menggantikan anda, dan ada beberapa kesempatan
tekadang anda menghadiri dan meminta izin setelah menghadiri sebentar, yang
terpenting anda tidak menjadikan kesempatan ini menenggelamkan anda dalam
lautannya.
INGAT !!
“anda hanyalah hitungan hari-hari, maka
setiap hari yang berlalu pada anda menghilangkan sebagian diri anda, maka
merendahlah dalam mencari dan buat indahlah dalam berusaha.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar